Langsung ke konten
Makassar Makassar
News

Pesawat TNI Tergelincir Lagi di Makassar, Sejumlah Penerbangan Delay

Nadifa
Pesawat TNI Tergelincir Lagi di Makassar, Sejumlah Penerbangan Delay

MAKASSAR — Pesawat CASSA U-6215 milik TNI Angkatan Laut diduga tergelincir di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Maros, Sulawesi Selatan, Selasa (25/8/2026). Pesawat jenis NC212-200 tersebut mengalami insiden di Runway 03-21 sekitar pukul 11.25 WITA.

PGS Branch Communication & CSR Department Head Bandara Sultan Hasanuddin, Taufan Yudhistira, membenarkan kejadian tersebut. Menurut Taufan, personel bandara langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan terhadap pesawat yang mengalami insiden.

"Personel bandara segera menuju ke lokasi untuk melakukan penanganan dan saat ini masih dilakukan penanganan di lapangan," ujar Taufan.

Akibat kejadian tersebut, Runway 03-21 ditutup sementara untuk proses evakuasi dan penanganan teknis. Operasional penerbangan kemudian dialihkan menggunakan Runway 13-31 yang berada di sisi timur-barat.

"Saat ini operasional bandara dan penerbangan tetap berjalan dengan normal. Operasional penerbangan menggunakan landasan pacu timur-barat atau Runway 13-31," kata Taufan.

Taufan mengatakan penutupan salah satu landasan tidak menghentikan aktivitas penerbangan di Bandara Sultan Hasanuddin.

Terkait adanya sejumlah penerbangan yang mengalami keterlambatan, Taufan mengatakan hal tersebut belum tentu berkaitan dengan insiden pesawat TNI AL.

"Delay itu belum tentu karena kejadian itu. Runway ada dua yang satu tetap beroperasi," ucapnya.

Insiden CASSA U-6215 ini terjadi sehari setelah pesawat tempur Sukhoi Su-30 MK2 milik TNI Angkatan Udara mengalami overrun di Bandara Sultan Hasanuddin.

Insiden Sukhoi terjadi pada Senin (24/8/2026) saat pesawat menjalani rangkaian test flight setelah menyelesaikan overhaul.

TNI AU sebelumnya menyebut sistem pengereman pesawat tidak berfungsi maksimal sehingga Sukhoi keluar sekitar 30 meter dari ujung landasan.

Seluruh awak pesawat dilaporkan selamat dalam insiden tersebut.

Sejumlah Penerbangan di Bandara Sultan Hasanuddin Delay

Akibat kejadian itu, sejumlah penerbangan pun dilaporkan mengalami penundaan. Berdasarkan pantauan Flight Information Display System (FIDS) pada pukul 14.56 WITA, sejumlah penerbangan mengalami perubahan jadwal keberangkatan.

Lion Air JT-892 tujuan Gorontalo yang semula dijadwalkan berangkat pukul 12.40 WITA, ditunda menjadi pukul 15.50 WITA melalui Gate 10.

Lion Air JT-745 tujuan Denpasar berubah dari pukul 13.10 WITA menjadi pukul 16.20 WITA melalui Gate 1.

Lion Air JT-985 tujuan Jakarta mengalami perubahan dari pukul 13.25 WITA menjadi pukul 14.20 WITA melalui Gate 8.

Kemudian Lion Air JT-994 tujuan Kendari yang dijadwalkan pukul 13.50 WITA, ditunda menjadi pukul 15.10 WITA melalui Gate 4.

Lion Air JT-707 tujuan Surabaya juga mengalami perubahan dari pukul 14.20 WITA menjadi pukul 15.10 WITA melalui Gate 10.

Dua penerbangan Wings Air, yakni IW-1869 tujuan Bima dan IW-1300 tujuan Mamuju, sama-sama mengalami penundaan.

Kedua penerbangan yang semula dijadwalkan pukul 14.55 WITA itu berubah menjadi pukul 16.40 WITA. Penerbangan menuju Bima menggunakan Gate 3, sedangkan tujuan Mamuju melalui Gate 2.

Sementara itu, Citilink QG-213 tujuan Jakarta mengalami perubahan jadwal dari pukul 15.20 WITA menjadi pukul 18.20 WITA melalui Gate 3.

Salah seorang penumpang Citilink QG-213, Teguh Pratama, membenarkan perubahan jadwal penerbangannya. Ia mengatakan waktu boarding yang sebelumnya ditetapkan pukul 14.50 WITA berubah menjadi pukul 18.20 WITA.

"Jadwal boarding saya sebelumnya pada pukul 14.50 WITA, tapi karena ada insiden ini berubah menjadi pukul 18.20 WITA melalui Gate 3 terminal," kata Teguh.

Berita Terkait